Suhadi Cholil, dalam diskusi "Persepsi Jurnalis Indonesia terhadap Pemberitaan agama (Islam)" oleh Yayasan Pantau,27 Maret 2013.
School on Civic Pluralism organized by CRCS, Feb. 11-22, 2013 at Universitas Gadjah Mada.
Participants of Workshop on Popular Religion in German and Indonesia, Feb. 28, 2013.
Dr. Zainal Abidin Bagir gives CRCS' books to the King Of Yogyakarta, Sultan Hamengku Buwono X at the Palace.

Membaca Persepsi Jurnalis terhadap Agama (Islam)

Monday, 13-May-2013
Suhadi Cholil* | CRCS |  Kebebasan pers di era Reformasi walaupun jauh lebih terbuka dibanding pada masa Orde Baru, namun, meminjam istilah Endy Bayuni, dalam bidang jurnalisme agama para jurnalis masih sulit memanfaatkan kebebasan ini untuk menyokong kesetaraan hak sipil warga. Hal ini terlihat dari hasil survei yang dilakukan Yayasan Pantau mengenai persepsi wartawan Indonesia terhadap Islam tahun 2012. Survei  yang dilakukan terhadap 600 wartawan di 16 propinsi ini memperlihatkan tingginya kecenderungan wartawan Indonesia yang mengidentifikasi diri sebagai Islam dari pada sebagai Indonesia. Identifikasi ini berimplikasi pada kentalnya bias wartawan ketika memberitakan kekerasan terhadap kelompok-kelompok minoritas. Ini terlihat dari penggunaan kata-kata yang cenderung menghakimi seperti: “sesat”, “harus ditobatkan”, dan lain-lain.... [see detail]

Available Now